Example floating
Example floating

Kepala KDEI Taipei Kunjungi Pekerja Migran Indonesia Korban Kecelakaan di Kaohsiung

Hallo PMI
Example 468x60
A-AA+A++

Taipei, 29 Mei 2026 – Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Arif Sulistiyo, menjenguk seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Gangshan, Kaohsiung, pada Minggu (24/5).

PMI tersebut sempat koma dan dirawat di ruang ICU selama tujuh hari. Kini kondisinya terus membaik dan sudah sadar saat didatangi rombongan KDEI Taipei.

Example 300x600

Dalam kunjungan tersebut, Arif Sulistiyo didampingi Kepala Bagian Administrasi Wawan Kurniawan, serta Analis Bidang Tenaga Kerja Mira Caliandra dan Linda. Turut hadir pula perwakilan agensi penempatan serta rekan-rekan PMI dari kampung halaman yang sama dengan korban.

Menurut Linda, PMI yang bersangkutan menjalani operasi di kepala akibat pendarahan otak pasca-kecelakaan. Saat ini ia sudah mampu berkomunikasi, meski responsnya masih kadang lambat dan tidak konsisten.

Karena pengendara yang menabrak meninggal dunia, hingga kini belum jelas mekanisme pembiayaan rumah sakit dan kompensasi yang bisa diperoleh. Sementara itu, pihak majikan menyatakan tidak bertanggung jawab karena kecelakaan terjadi pada hari libur kerja PMI.

“Alhamdulillah kondisinya sudah semakin membaik dan telah dipindahkan ke bangsal rawat biasa. Namun masih memerlukan pengawasan khusus, sehingga agensi berencana mendatangkan keluarga dari Indonesia untuk mendampingi,” ujar Linda.

Perwakilan agensi juga menyatakan komitmen yang sama untuk membawa keluarga korban ke Taiwan. KDEI Taipei menekankan agar agensi terus mengawal proses pengobatan dan pemenuhan hak-hak PMI, sehingga tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi korban untuk keuntungan pribadi.

Arif Sulistiyo menyampaikan bahwa KDEI akan terus memantau perkembangan kondisi PMI dan mengawal pemenuhan hak-haknya, termasuk upaya tuntutan kepada keluarga penabrak.

“Kita akan terus koordinasi dengan dokter dan agensi. Semangat terus ya Mas, kondisinya sudah bagus. KDEI akan kawal hak-hak Mas sepenuhnya, termasuk tuntutan ke keluarga penabrak,” tegas Arif.

Melalui keterangan resminya, KDEI Taipei juga mengimbau seluruh PMI di Taiwan agar lebih berhati-hati saat berkendara dan selalu memenuhi kewajiban memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai perlindungan diri.

Menurut data KDEI, sejak Januari hingga Mei 2026, kecelakaan lalu lintas menduduki peringkat ketiga penyebab kematian PMI di Taiwan.

Example 300250