Yunlin – Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) Taiwan menangkap enam pekerja migran ilegal asal Thailand di Kabupaten Yunlin. Mereka menggunakan kendaraan yang dilaporkan hilang saat berlibur ke pantai di Kabupaten Changhua.
Menurut rilis pers CGA pada Senin (11/5), pada malam 2 Mei, personel patroli menemukan empat sepeda motor terparkir di tepi pantai Desa Dacheng, Kabupaten Changhua. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap salah satu motor menggunakan pelat nomor yang dilaporkan hilang.
Meski dilakukan penyergapan, kelompok tersebut diduga menyadari keberadaan petugas dan tidak kembali mengambil kendaraan mereka.
CGA kemudian membentuk tim khusus lintas kabupaten bersama pihak berwenang Taiwan tengah. Melalui analisis big data, teknologi, dan intelijen, operasi penelusuran selama 48 jam berhasil menemukan para pelaku pada 4 Mei di Kelurahan Xiluo, Kabupaten Yunlin.
Hasil pemeriksaan identitas menunjukkan keenam orang tersebut merupakan warga negara Thailand yang terdiri dari pasangan suami-istri dan pasangan kekasih. Mereka masuk Taiwan menggunakan visa wisata, namun overstayed dan bekerja secara ilegal di Xiluo.
Kasus ini telah diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk proses lebih lanjut. Mereka akan menjalani penahanan, dikenai denda, dan dideportasi secara paksa sesuai ketentuan Undang-Undang Imigrasi.












